Site Overlay

6 Hal Tentang Swedia (Opiniku)

Apa yang ada di benak kalian tentang Swedia?

Aku memang belum pernah tinggal di Swedia seumur hidup untuk bisa menggambarkan negara ini secara detail, tapi aku akan mencoba untuk menyebutkan hal-hal yang sejauh ini kudapat di Swedia.

1. Swedia bukanlah Swiss

Banyak orang yang salah kaprah mengira bahwa Swedia adalah Swiss padahal kedua negara tersebut sama sekali berbeda. Swedia sendiri merupakan bagian dari negara-negara Skandinavia, bersebelahan dengan Norwegia dan Denmark juga. Sedangkan Swiss terletak di jantung benua Eropa.

Sumber: Quora

2. Semua serba cashless

Banyak sekali aplikasi di Swedia yang memudahkan orang untuk bertransaksi non tunai (cashless). Bahkan tak jarang orang memberikan sumbangan ke pengemis menggunakan aplikasi di hp mereka. Serba canggih!

sumber: paymentweek.com

3. Orangnya ramah-ramah

Perhatikan bahwa ramah di sini bukan berarti sok kenal sok dekat. Aku memang belum pernah mengunjungi semua tempat di Eropa, tapi aku bisa katakan kalau orang Swedia cukup murah senyum dan ramah dibandikan orang dari negara Eropa lain.

Di apartment tempat lama ku tinggal misalnya, kalau tidak sengaja bertemu di lift atau koridor pasti disapa “Hej hej” atau dibaca “hey hey”. Mereka juga mudah tersenyum lho 🙂

sumber: makesyoulocal.com

4. Lebih dari 80% orang Swedia mampu berbahasa Inggris

Hari-hari pertama ku di Swedia kuhabiskan dengan keluar masuk toko ataupun pergi ke kantor administrasi. Tentu saja aku harus berbahasa Inggris untuk memberitahukan keperluanku karena saat itu aku belum bisa bahasa Swedia sama sekali. Walaupun begitu, orang-orang yang kutemui dengan mudah menjelaskan dengan bahasa Inggris.

sumber: EuroVisionary

Hal ini tentunya berbeda dengan kebanyakan orang-orang di beberapa negara lain di Eropa yang bahkan akan menjawab dengan bahasa negara asal mereka ketika kita (turis/pendatang) bertanya.

5. Reserved

“Reserved people do not often talk about or show their feelings or thoughts” – Cambridge Online Dictionary

source: pexels

Walaupun mereka ramah, bukan berarti mereka dengan mudah membicarakan perasaan mereka. Mereka cenderung menyimpannya untuk diri sendiri. Berbeda dengan orang Indonesia yang lebih ekspresif, terkadang belum terlalu kenal sudah menunjukan empati yang terlalu mendalam.

Hal ini juga membuat pertanyaan-pertanyaan seperti “Apakah kamu sudah menikah?, Apa agamamu?”, dsb menjadi tidak pantas ditanyakan apabila kita baru bertemu pertama kali dengan orang Swedia.

6. Sepi!

Ketika aku di Jakarta, melihat orang sebanyak cendol membuatku berfikir:

“Astaganaga, dunia ini sudah penuh!”

Ketika sudah di Swedia, aku malah bilang:

“Ya ampun kurang manusia nih, sepi banget!”

Gimana engga? Jumlah penduduk Indonesia sudah mencapai lebih dari 250 juta penduduk dan termasuk negara terpadat di dunia. Sedangkan Swedia? Kurang lebih 9.9 juta penduduk saja.

Kalau aku sedang bepergian antar-kota, bisa kulihat masih banyak tanah sepi tak berpenghuni atau ladang-ladang hijau sejauh mata memandang.

sumber: elevation.maplogs.com

Jadi gimana, apa Swedia jadi salah satu negara yang menarik buat kamu kunjungi?

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Scroll Up