Au pair

Au Pair: Harus Mulai Dari Mana?

Terkadang ada beberapa yang mengirimi ku DM dan menanyakan bagaimana cara menjadi au pair?

Sebenarnya senang sekali kalau ada yang bersemangat menanyakan tentang program ini. Namun, bingung juga harus menjelaskan dari mana kalau terkadang si penanya sendiri ini masih bingung.

Mungkin langkah-langkah di bawah ini bisa membantu kamu untuk bisa mencoba program au pair ini.

MILIKILAH KEMAMPUAN BAHASA INGGRIS YANG CUKUP

Aku cukup beruntung karena semenjak masih di sekolah dasar, aku sudah belajar bahasa Inggris dengan cukup intensif. Setelah dewasa, aku menyadari kalau bahasa Inggris itu adalah skill yang sangat berguna dan terkadang mahal. Setau ku, nggak semua sekolah mengajarkan bahasa Inggris sejak dini.

Kalau kalian merasa belum cukup, jangan takut. Banyak cara untuk bisa belajar bahasa Inggris. Tidak harus sampai level yang sangat mahir, karena ketika menjalani program au pair kita tidak diharuskan untuk memiliki kemampuan bahasa tingkat tinggi. Akan tetapi, kemampuan berbicara dan pemahaman kalian akan membantu kalian untuk hidup di negeri orang.

Dari mulai proses pembuatan visa, interview dengan host, hingga proses pembuatan kontrak semuanya berbahasa Inggris.

PERSIAPKAN MENTAL DAN NIAT KALIAN

Kalau kalian hanya ingin mengikuti program au pair karena melihat keindahan foto-foto di media sosial, bersiap-siaplah untuk merasa mudah homesick dan cepat menyerah.

Bertahan di Eropa dengan menjadi au pair itu berbeda dengan bertahan di Eropa dengan mengikuti program beasiswa atau ketika disekolahkan oleh orang tua. Kenapa?

Ketika kalian mendapatkan sumber dana dari orang lain, kalian bisa dengan lebih mudah fokus dengan apa yang kalian kerjakan. Kalian tidak perlu setiap hari berhadapan dengan orang lokal dan menghadapi culture shock secara langsung, karena kalian tidak tinggal di bawah satu atap dengan mereka. Dengan menjadi mahasiswa internasional, kalian akan hidup dengan lingkungan yang penuh dengan mahasiswa internasional lain alias punya banyak teman sepenanggungan.

Dengan menjadi au pair, kalian SENDIRIAN, akan tinggal di rumah orang lokal. Menghadapi perbedaan yang tidak bisa dihindari, mendapatkan uang saku yang harus kalian perjuangkan.

Kalian tidak bisa hanya belajar bahasa dan menunggu uang masuk ke rekening kalian secara otomatis setiap bulannya.

Ketika kalian baru sampai, kalian juga belum tentu bertemu dengan teman seperjuangan di sekitar kalian.


Kalau sudah siap dengan dua hal di atas, hal selanjutnya yang harus dilakukan adalah:

  1. Mentukan negara tujuan
  2. Mencari informasi tentang negara tujuan
  3. Mencari host family di negara tujuan
  4. Mengurus dokumen untuk visa
  5. Mendaftar visa di kedutaan besar atau perusahaan yang mengurus visa (VFS Global)
  6. Menunggu hasil visa
  7. Berangkat

Tentu saja kalian boleh bertanya kepada mereka yang sudah pernah atau sedang menjadi au pair sebelumnya. Akan tetapi, lebih baik mencoba menerapkan langkah-langkah di atas sebelum bertanya.

Bagaimana aku bisa menjawab pertanyaan, kalau kalian saja nggak tahu negara mana yang ingin dituju?

Pada akhirnya memilih negara tujuan kan juga harus berdasarkan minat dan keinginan pribadi kalian masing-masing.

Selamat mencoba! 🙂

3 thoughts on “Au Pair: Harus Mulai Dari Mana?

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back To Top