Au pair

Gak Punya Sertifikat Bahasa? Coba Au Pair di 3 Negara Skandinavia Aja

‘‘Skandinavia itu di mana sih?‘‘

‘‘Oh, termasuk Swiss juga kan ya?‘‘

Bukan bukan. Swiss itu nggak masuk Skandinavia. Bagi yang belum tahu, Skandinavia adalah wilayah utara Eropa yang mencakup tiga negara, Denmark, Norwegia, dan Swedia. Ketiga negara ini memiliki hubungan historis, bahasa, serta budaya yang erat. Misalnya saja, banyak orang Denmark yang juga mengerti bahasa Swedia meskipun kedua bahasa tersebut tidak persis sama.

Sumber: Wikipedia

Negara-negara Skandinavia ini tentu saja berbeda dengan negara-negara di Eropa barat yang lebih terkenal penuh turis seperti Perancis, Belanda, dan Belgia. Akan tetapi, Skandinavia menawarkan landskap yang tidak kalah cantik, misalnya Norwegia. Ditambah lagi, di bagian utara Swedia dan Norwegia kita bisa hunting Aurora, si cahaya langit utara!

Yang tidak kalah penting adalah, kamu nggak perlu sertifikat bahasa apapun untuk bisa mendaftar program au pair di Skandinavia. Utamanya, kamu bisa berbahasa Inggris sehari-hari. Selain itu, nggak perlu takut kalau umurmu sudah lebih dari 26 tahun. Di ketiga negara ini batas umur au pairnya hingga 30 tahun.

More About Scandinavia (Thought Catalog)

Kabar baiknya, ketiga negara Skandinavia ini menerima au pair berpaspor Indonesia lho  Jadi kita juga punya kesempatan selama satu atau dua tahun untuk tinggal di salah satu negara tersebut melalui program au pair. Yuk simak lebih lanjut 

AU PAIR DI SKANDINAVIA:

DENMARK

Lama Kontrak: 1-2 tahun

Batas Umur: 18-30 tahun

Pocket Money: 4450 DKK (+/-Rp10.000.000,-)

Website: SIRI: Danish Immigration – Au Pair Application

Application Fee: 2920 DKK (+/- Rp6.800.000,-)

Baca juga: How to be An Au Pair in Denmark

CATATAN:

Persyaratan dan dokumen yang dibutuhkan dapat dilihat lebih lanjut di website imigrasi Denmark.

Berdasarkan pengalaman pribadi, Denmark bukanlah negara yang paling friendly untuk pendatang terutama au pair. Dari banyak cerita yang saya dapat dan berdasarkan pengalaman saya, au pair biasanya punya banyak pekerjaan rumah tangga yang sifatnya tidak ringan. Tidak sedikit (bahkan hampir semua) au pair yang saya kenal saat itu pasti pernah ganti host family (at least sekali).

SWEDIA

Lama Kontrak: 1 tahun

Batas Umur: 18-30 tahun

Pocket Money: 3500 SEK (Rp5.800.000,-)

Website: Migrationsverket: Swedish Immigration – Au Pair Visa

Application Fee: 1000 SEK (Rp1.700.000,-)

Baca juga: Step by Step Au Pair Sweden

CATATAN:

Kamu nggak bisa jadi au pair di Swedia, kalau kamu sudah pernah menjadi au pair di negara lain sebelumnya.

Waktu mendaftar tahun 2018, dokumen yang dibutuhkan sangat mudah dan semua proses pembuatan visa bisa dilakukan secara online. Tapi sayangnya, proses visa ini bisa memakan waktu bahkan hingga 5 bulan!

Saya hanya sempat jadi au pair di Swedia selama 3 bulan, karena host family tiba-tiba memutus kontrak. Kalau mau tau ceritanya, boleh dibaca di sini: Ketika Host Family Memutus Kontrak Tiba-tiba.

NORWEGIA

Lama Kontrak: 1-2 tahun

Batas Umur: 18-30 tahun

Pocket Money: 5900 NOK (+/-Rp9.700.000,-)

Website: UDI: Norwegian Immigration – Au Pair Permit

Application Fee: 8400 NOK (Rp13.800.000,-)

CATATAN:

Norwegia ini terkenal dengan alamnya yang sangat cantik dibandingkan dengan dua negara Skandinavia lainnya. Dari pengalaman teman yang saya tahu, au pair di Norwegia lebih nyaman daripada au pair di Denmark.

Selain itu, Norwegia juga menawarkan kuliah bebas biasa selama kamu bisa mendapatkan universitas dan juga membuktikan kalau kamu memiliki dana kurang lebih 120.000 NOK (+/-Rp197.000.000,-). Memang terlihat banyak, akan tetapi dana tersebut tidak akan diambil melainkan dijadikan bukti kalau kalian bisa menghidupi diri kalian di Norwegia.


Apakah kalian tertarik untuk menjadi au pair di salah satu negara tersebut?

Coba tuliskan pendapat kalian tentang negara kalian di kolom komentar 

2 thoughts on “Gak Punya Sertifikat Bahasa? Coba Au Pair di 3 Negara Skandinavia Aja

  1. Hallo kak
    Senang sekali dpt membaca blog kak Abigail.
    Sy ingin bertanya kak, usia sy sdh 26 thn & status sdh menikah. Apakah msh ada kesempatan ya utk bisa ikut program fsj atau bfd ke jerman? Sy tertarik sekali dgn negara eropa, hanya sj baru sekarang mengetahui tentang ini semua. Mohon infonya ya kak jika berkenan. Salam hangat, Alfie

    1. Halo Terimakasih sudah berkunjung ke sini.

      Setahu saya, status kita harus masih single ketika mendaftar program FSJ dan BFD.
      Akan tetapi, di Jerman ada program lain yaitu: Ausbildung. Ausbildung ini internship yang kurang lebih durasinya 3 tahun. Tidak ada batasan usia, akan tetapi disarankan untuk mendaftar sebelum berumur 30 thn kalau dari Indonesia. Silahkan digali2 lagi infonya ya

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back To Top