Site Overlay

CATATAN FSJ #2: Tentang 2,5 Bulan Pertama Sebagai Relawan di Jerman

Dedaunan sudah mulai menguning dan berjatuhan ke tanah, pertanda musim gugur sudah datang lagi. Bulan September lalu saya memulai pekerjaan saya sebagai seorang FSJ (pekerja sosial) di Jerman.

Mau ke Jerman? Coba Program Kerja Sosial Yuk!

Bagi saya, ini kali pertama memulai suatu pekerjaan yang sifatnya lebih profesional di Eropa. Meski begitu, pengalaman saya sebagai au pair membuat saya merasa lebih percaya diri untuk bekerja di lingkungan yang notabene dipenuhi orang yang memiliki latar belakang yang sangat berbeda. Perbedaan budaya bukan lagi menjadi suatu penghalang yang besar. Selain itu, saya juga menjadi lebih terbiasa untuk mengutarakan pendapat dan berterus terang apabila menghadapi suatu tantangan atau masalah di tempat kerja.

BAHASA JERMAN

Bahasa Jerman terkenal sebagai bahasa yang cukup sulit. Akan tetapi, menurut saya yang paling penting adalah kita tidak takut mencoba untuk berbicara. Seringkali yang menjadi penghalang bagi kita untuk berbicara adalah rasa takut salah.

”Ah, nggak jadi ngomong deh. Takut salah gramarnya”

Mungkin sebagian dari kalian juga pernah mengatakan hal yang sama kepada diri sendiri ketika sedang mempelajari suatu bahasa baru. Don’t be! Ketakutanmu adalah kendala besarmu untuk berbicara.

BEDAH SOAL A1 Jerman di Goethe Institut: SPRECHEN

BEDAH SOAL A1 Jerman di Goethe Institut: SCHREIBEN

Penjelasan Level Bahasa A1-C2 & Definisi CEFR

Terkadang saya juga menerima masukan apabila kata-kata yang saya katakan tidak sempurna. Buat saya sih sah-sah aja, tapi saya pribadi agak anti dengan unconstructive criticism alias memberikan kritik atau masukan tanpa maksud untuk membantu melainkan untuk menyanggah. Menurut saya pribadi, orang yang sudah pernah belajar asing dan merantau ke negara lain tidak akan mudah mengkritisi orang lain karena they will know how hard it is.

PINDAH WOHNUNG (TEMPAT TINGGAL)

Karena merasa kurang nyaman dengan kondisi tempat tinggal saya yang sebelumnya, saya memutuskan untuk pindah. Beruntungnya, Frau yang bekerja di bagian administrasi mau mengerti dan memudahkan saya untuk mengganti kontrak kerja saya. Uang yang tadinya dialokasikan dalam bentuk Unterkunft atau tempat tinggal pun dikonversi menjadi uang cash yang ditransfer langsung bersamaan dengan uang saku bulanan saya sebagai FSJ.

FSJ dan Bulan Pertama di Jerman

Di tempat tinggal saya yang baru, lebih banyak penduduknya (kurang lebih 20.000 jiwa), sehingga lebih banyak juga supermarket, rumah makan, dan halte bus yang tersedia di sekitar tempat saya tinggal. Minusnya sih, saya harus naik kereta dan bus kurang lebih selama satu jam setiap harinya. Makin kerasa deh bekerjanya, tapi tentunya tetap dinikmati.

BEKERJA DI SEKOLAH WALDORF

Salah satu perbedaan besar antara bekerja di Indonesia dan Jerman adalah waktu istirahatnya. Di Jerman biasanya kita akan mendapatkan 30 menit waktu istirahat apabila kita bekerja kurang lebih selama 8 jam. Karena bekerja di sekolah, saya tidak selalu bekerja selama 8 jam, sehingga tidak ada pause sama sekali. Kalaupun ada, itu ketika Mittagpause, di saat saya bersama beberapa pekerja lainnya makan bersama dengan anak-anak. Dengan kata lain, kami tetap bekerja karena sambil menjaga dan menemani anak-anak makan.

DAFTAR & SERBA-SERBI TRÄGER FSJ/BFD DI JERMAN

Hal utama yang paling saya pelajari adalah peran penting dari komunikasi. Mulai dari mengkomunikasikan hal-hal yang terjadi di sekolah, terutama apabila dirasa ada yang kurang tepat, hingga membicarakan tentang hal administrasi seperti pengambilan hari libur, dsb.

SISTEM PENDIDIKAN DAN KULIAH DI JERMAN

Beruntungnya, di kelas tempat saya bekerja ada rapat mingguan. Bu Guru di kelas saya juga sangat pengertian dan perhatian. Sehingga saya sebagai pekerja yang paling muda di kelas dan juga satu-satunya orang asing di kelas tersebut, tidak merasa sendirian. Guru kelas ini juga dengan baik hati mengatakan kalau beliau sangat senang dengan pekerjaan yang saya lakukan di kelas. Saya sendiri bertugas untuk membantu murid-murid bersama dengan dua orang Helferin lainnya.


Saat ini sih saya sedang berusaha untuk mempersiapkan langkah selanjutnya di Jerman. Selain itu saya juga harus me-rebuild hidup saya karena sebelumnya lama tinggal di Denmark yang tentunya tidak sepenuhnya sama dengan Jerman.

Harapannya saya saat ini sih supaya bisa tetap mendapat asupan vitamin D yang cukup (mudah-mudahan mataharinya gak malu-malu untuk muncul). Saya juga berharap langkah saya selanjutnya di Jerman juga dimudahkan.

Salam semangat 😊 🌈

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Scroll Up