Cerita Au Pair: Bulan Pertama di Swedia

3 Juni 2018

Jendela kamar, Eslöv

Swedia

Siang tadi aku jalan-jalan keliling kota Malmö sendirian. Jalan kaki, naik turun bus, kesasar-sasar, kehausan, sampai menahan perut yang menuntut untuk pergi ke kamar mandi. Lelah, tapi senang sekali. Hari ini sudah satu bulan aku tinggal di Swedia.

Satu bulan lalu, aku dijemput di bandara Kopenhagen. Tak sedikitpun aku merasa takut atau tersesat. Mungkin karena naluri “jalanan” ku sudah terasah semenjak bekerja di Jakarta yang katanya keras. Aku sudah berjanji pada diri sendiri, mau membuat tulisan setiap bulannya. Supaya di masa mendatang bisa kulihat lagi dan siapa tau bisa menjadi bahan pembelajaran bagi yang membaca 🙂

P E R A S A A N K U

Bersyukur dan bangga. Kalau dipikir-pikir, aku ini belum pernah ke Swedia dan seperti yang kutulis di atas, dengan gila nya berkeliling kota yang belum kukenal nomor-nomor bus atau area nya. Meninggalkan tanah air dan segala kenyamanan di sana, seperti pekerjaan dan keluarga.

Tentu saja di Swedia ini aku tidak bahagia selalu. Beberapa hari lalu, aku sempat pusing memikirkan pajak. Karena aku memiliki residence permit dan personnumer dari pemerintah Swedia dan karena aku menerima uang saku dari keluarga angkatku, aku diharuskan membayar pajak. Kesal sekali karena aku merasa bukan penduduk tetap. Tapi ya namanya aturan, ikuti saja. Bagaimanapun juga, aku mendapatkan manfaat seperti sekolah bahasa gratis dan akses kesehatan dari pemerintah Swedia. Aku berharap semuanya berjalan lancar.

T E M P A T Y A N G S U D A H D I K U N J U N GI

Selama satu bulan ini, aku sudah mengunjungi Kopenhagen (Denmark), Malmö, Lund, pantai Barsebäck, dan Gothenburg.

Favoritku tentu saja Kopenhagen, mungkin karena aku ke sana bersama bonbon. Entah kenapa kenangan tentang Kopenhagen menyenangkan sekali. Kedua? Gothenburg, terutama karena aku bisa bertemu teman-teman au pair lain yang seru-seru.

M E M O R I T E R B A I K

Aku senang sekali ketika berjalan bersama bonbon menuju The Little Mermaid di Kopenhagen. Kami sempat duduk-duduk lama di taman dan juga melihat sakura.

Pantai Barsebäck juga sangat menyenangkan. Di situ aku pertama kali berfoto komplit bersama keluarga angkat ku di Swedia 🙂

Saat di Gothenburg, aku dan kedua temanku pergi menyusuri Archipelago dengan ferry. Karena tidak tahu mau ngapain, salah satu temanku menggelar kain di dekat semak-semak yang terletak agak jauh di depan rumah orang, lalu kami bertiga tidur siang di situ 😀

P E L A J A R A N

Aku belajar untuk tidak selalu banyak bicara tentang pajak 😛 Karena, jadinya bukan hanya aku saja yang pusing, melainkan semua orang di sekelilingku hehe.

P E N C A P A I A N

  • Berani bicara dan bertanya ketika sedang di jalan sendirian
  • Tidak takut mencoba hal baru
  • Mengerti sistem transportasi, terutama kereta, di Skåne (Swedia Selatan). Lebih senangnya lagi, karena semuanya hasil coba-coba hehe
  • Bertemu teman-teman baru dari berbagai tempat, bahkan bertemu empat orang Indonesia juga 🙂

Aku berharap di bulan depan aku bisa menjadi pribadi yang lebih baik lagi. Aku harap bonbon, mama, keluarga ku, keluarga bonbon, dan keluarga angkatku selalu dalam keadaan yang sehat dan bahagia.

Salam senja dari Swedia

🙂

Leave a Reply

Your email address will not be published.