p_20181128_114359-01-01-1634812508.jpeg
Monteliusvägen ❤

Kalau dulu ditanya, mau ke negara mana di Eropa, pasti aku langsung yakin aku mau ke Belanda, Perancis, atau Belgia. Negara-negara di Skandinavia rasanya tidak terlalu menarik saat itu.

Setelah tinggal beberapa bulan di Skandinavia, aku menyadari kalau sebenarnya kota-kota di sini itu cukup cantik.

Selama satu minggu ini aku berlibur ke Swedia dan Norwegia. Tepatnya ke ibukota kedua negara tersebut.

Berbekal info dari internet, aku menuliskan daftar-daftar tempat menarik yang bisa dikunjungi secara gratis hehehe

Beruntungnya, partner jalan sekaligus pacarku punya selera yang sama. Kami sama-sama suka melakukan sesuatu secara impulsif dan anti ribet saat travelling. Jadi, kami cukup menuliskan daftar nama tempat dan tidak pernah membuat itinerary perjalanan yang detail. Sampai di tempat tujuan, kami nantinya akan menentukan sendiri mau ke mana. Kebanyakan sih pilihan kami hanya berdasarkan feeling saja 😊

Karena gaya jalan kami yang unik ini, biasanya yang perlu kami urus adalah tempat menginap dan transportasi menuju tujuan selanjutnya. Sisanya dilakukan secara spontan.

STOCKHOLM

Kota cantik ini dijuluki sebagai ibukotanya Skandinavia. Entah itu hanyalan jargon yang dibuat sendiri oleh penduduk Stockholm atau karena ada alasan politis atau geografis, aku nggak tau juga.

Penginapan

Kami menginap di salah satu hostel di pusat kota, Generator Hostel Stockholm. Walaupun kebanyakan hostel guests nya anak muda, penginapan satu ini tetap terlihat resik dan gak jorok. Selain itu, hanya diperlukan sekitar 10-15 menit ke stasiun Stockholm Central dan Sergel Torg, salah satu pusat perbelanjaan di Stockholm.

Generator Hostel Stockholm

Torsgatan 10, 111 23 Stockholm

Generator Hostel

Hostel ini memiliki beberapa pilihan jenis kamar. Ada yang bisa beramai-ramai dengan bunk bed ada juga yang privat. Kalian bisa memilih berdasarkan selera dan tentunya juga budget kalian.

Kalau mau lebih menantang, bisa juga mencoba Couchsurfing. Siapa tau bisa dapat teman baru dan tempat menginap gratis?

Transportasi

Di seberang hostel terdapat 7 Eleven, tempat kita bisa membeli makanan yang “cukup murah” dan juga tiket terusan untuk semua mode transportasi, termasuk ferry.

Ada beberapa pilihan tiket, karena kami suka sightseeing keliling kota, paling hemat adalah membeli tiket untuk 24 jam seharga 125 SEK. Tambahan sebesar 20 SEK untuk biaya kartu juga harus dibayar.

Karena hostel tempat menginap dekat dengan pusat kota, kami hanya membeli tiket untuk hari kedua. Sedangkan hari pertama kami habiskan dengan berjalan kaki hingga ke Gamla Stan.

Informasi mengenai transportasi di Stockholm bisa didapat di:

Getting around Stockholm – SL Card

Makanan

Karena kami demen makan, rasanya makanannya gak bisa itu-itu saja. Makanan termurah kami dapatkan di Burger King yaitu menu seharga 39 SEK berupa hamburger, kentang goreng, dan kola dingin.

Kalau ke Swedia, sempatkan mampir ke Espresso House, MAX, dan tentu saja IKEA. Ketiga brand tersebut asli Swedia. Kalau kuperhatikan, orang Swedia itu sangat bangga dengan produk buatan sendiri. Maka itu, di Swedia kamu bakal lebih sering melihat Espresso House daripada Starbucks dan MAX daripada McDonald’s. Yah, kalau IKEA sepertinya belum ada saingannya 😜

Kami juga menyempatkan mencoba restaurant lokal di dekat Monteliusvägen, tempat di mana kita bisa melihat Stockholm dari atas bukit.

Mencoba Menu Lokal

 

Stora Vikingen: Röde Orm

35 – 37, Hornsgatan, 118 49 Stockholm

Kami melipir ke resto tersebut saat makan siang, jadi hanya dengan 95-99 SEK kami sudah bisa makan menu khas yang rasanya wuenak plus boleh memilih minuman (biasanya bir atau kola). Dengan harga yang sama, kamu bisa mendapatkan satu paket menu hamburger di MAX. Pilih junk food atau makanan kece seperti di atas? 😍

DESTINASI SIGHTSEEING

  • Sergel Torg
  • Kungsträdgården
  • Kungliga Slottet
  • Gamla Stan
  • Slussen
  • Monteliusvägen
  • Djurgården

Semua tempat di atas gratis untuk dikunjungi. Di Djurgården terdapat beberapa museum berbayar. Berhubung aku bukan pecinta benda-benda pajangan, aku memilih untuk jalan-jalan sore saja di dermaga. Di sisi lain, pacarku ingin melihat Vasa Museum, sebuah museum yang pajangan utamanya berupa kapal perang Swedia yang kandas sebelum berperang. Katanya, kapal ini lah yang dijadikan model untuk kapal di film Pirates of The Carribean.

Tempat favoritku adalah Monteliusvägen. Dari situ kalian bisa menikmati kota Stockholm yang cantik dari atas bukit, mungkin saat musim panas bisa juga piknik cantik sambil bernostalgia bersama orang terdekat atau sendirian sambil membaca buku. Suasana yang tenang dan pemandangan yang indah bisa membuat kalian merasa lebih relax.

Mungkin jalan-jalan saat musim dingin bukanlah waktu yang tepat. Tetapi kami tetap bisa benar-benar menikmati kota yang indah ini. Saat hari mulai gelap dan suhu semakin dingin, kami biasanya pergi ke Espresso House atau cafe terdekat untuk menikmati secangkir minuman hangat dan kue manis sambil menikmati cantiknya jantung Skandinavia dari balik jendela.

img_2127570426473.jpg
Memilih Roti

 

Abigail Tessa