Menarik nggak sih kalau kalian bertanya kepada diri sendiri,

“Apa yang saya lakukan ya tahun lalu di waktu yang sama?”

Pertanyaan ini terbersit ketika aku dan teman-temanku menyusuri daerah pertokoan yang sibuk di Copenhagen. Cuaca Denmark masih sering tak menentu. Kandang hujan dan tak lama kemudian matahari bersinar lagi.

Banyak sekali yang sudah terjadi dalam masa satu tahun. Teman yang datang dan pergi. Ada yang sudah menemukan jalannya ke depan, apa yang akan dilakukan setelah Au pair di Denmark.

Ada yang harus berurusan dengan birokrasi. Ada yang menemukan cinta atau harus belajar untuk kembali mencinta.

1 tahun sudah berlalu.

Tahun lalu, aku masih berkutat dengan problema dan dilema. Bingung harus pindah atau tetap tinggal di keluarga yang sama. Waktu rasanya berjalan lambat sekali. Tubuh dan pikiranku saat itu rasanya lelah terus.

Saat ini, aku sudah merasa jauh lebih baik dengan keluarga asuhku yang baru. Waktu terasa begitu cepat berlalu ketika kita menikmatinya.

Aku merasa jadi diri sendiri, tidak tertekan oleh keluarga asuh yang ingin semuanya serba sempurna. Banyak tertawa, banyak belajar, dan banyak waktu untuk mengembangkan diri.

Bahasa Denmark ku sudah level 3 dan saat ini aku sedang belajar untuk mempersiapkan bahasa Jerman level awalku. Time flies 😊

Tahun lalu rasanya aku ngga bisa melihat sejauh saat ini. Rasanya penat sekali. Sangat bersyukur sekali karena akhirnya aku benar-benar bisa menikmati masa au pairku. Pergi ke sekolah bahasa dan membangun relasi yang baik dengan keluarga asuhku.

Aku bersyukur aku tidak memilih untuk cepat-cepat pulang dan menyerah. Ternyata kata-kata what doesn’t kill you makes you stronger memang benar adanya 😊

Buat para teman-teman yang sedang merantau jauh dari rumah, yang hatinya sedang lelah, dan buat kalian semua yang sedang berada di masa sulit kehidupan,

Jangan menyerah. Kalau kalian berhenti sekarang, kalian tidak akan bisa melihat kebaikan di masa mendatang ❤️

Abigail Tessa