Site Overlay

Mandi Sebelum Berenang? Uniknya Denmark

Photo by Emily Rose on Pexels.com

Hari ini akhirnya aku memutuskan untuk benar-benar memenuhi salah satu hasrat selama tinggal di Denmark, berenang di kolam renang publik.

Ketika di Indonesia, aku cukup suka berenang. Tempatku tinggal dulu sangat dekat dengan kolam renang di taman bunga Cibubur. Harganya yang murah dan aksesnya yang mudah membuat berenang menjadi salah satu aktivitas menarik saat itu.

Aku sendiri ngga terlalu suka nge-gym. Belum pernah mencoba sih, tapi rasanya badan ini kurang bersemangat kalau angkat-angkat beban berat atau lari di atas mesin. Sejauh ini paling sering sepedahan dan jalan kaki saat musim panas.

Kolam renang yang kucoba kali ini terletak di Frederiksberg, semacam kota kecil dalam kota Copenghagen. Untuk orang dewasa harga sekali berenang sekitar DKK 46 (+/- Rp92.000,-). Akan tetapi karena aku ingin mencoba sauna dan berenang di kolam renang dewasa, kuputuskan untuk membayar lebih sebesar DKK 59 (+/- Rp118.000,-). Harga tersebut untuk sekali masuk selama 2 jam (nggak ada yang akan mengawasi juga sih).

Frederiksberg Swimming Pool (Danish)

Ketika masuk aku sangat kikuk, orang sudah beseliweran di ruang ganti tanpa busana. Rasanya bebas lepas dan santai sekali. Aku pun akhirnya memberanikan diri bertanya kepada salah satu Life Guard berbaju biru tentang area renang dan cara penggunaan loker. Tanpa ragu aku juga bilang kalau ini kali pertama aku datang, dengan harapan untuk menjelaskan kekikukan yang aku tampilkan.

Aku akhirnya masuk ke ruang pertama yang adalah ruang mandi. Di ruangan ini semua orang dengan santainya mandi di bawah air pancuran, menggosok badan dengan santai. Aku makin kikuk namun tetap memberikan pandangan santai seperti semuanya biasa saja.

Sebelumnya, aku belum pernah satu ruangan dengan banyak orang tanpa busana. Beberapa orang memandangiku karena aku masih menggunakan pakaian renang. Sebelum berenang, kita harus mandi dengan garam dan sabun yang sudah disediakan. Sehingga ketika masuk kolam berenang, semua orang dalam keadaan bersih.

Setelah itu aku melanjutkan perjalanan ke kolam berenang di lantai atas. Lagi-lagi aku terkejut karena bukannya kolam renang luas yang ada di hadapanku, akan tetapi kolam renang berukuran sedang yang sudah dipisah-pisahkan ke dalam beberapa bagian. Seperti layaknya kolam renang untuk perlombaan.

Di salah satu ujungnya, ada bagian khusus terdiri dari 3 kolom tanpa pemisah, di mana orang berenang dengan RAPIH!

Photo by Jim De Ramos on Pexels.com

Lupakan gaya bebas, gaya batu, gaya selam dan sebagainya.

Ketika berenang akan ada orang lain yang ada di belakang kita, sehingga kalau jaraknya teralu dekat, kaki kita bisa saja menendang orang di belakang (aku sendiri tidak sengaja menendang orang).

2 kolom digunakan untuk orang yang berenang ke 1 arah dan 1 kolom ke arah lainnya. Pokoknya seperti baris-berbaris di kolam berenang! ha!

Bosan di kolam berenang, aku pun pindah ke sauna. Kali ini, benar-benar harus tanpa busana.

Saunanya menyenangkan dan sangat membuat rileks. Beruntungnya area antara laki-laki dan perempuan dipisahkan. Kalau tidak, pasti sangat kikuk untukku yang baru pertama mencoba.

Tidak terasa sudah hampir satu setengah jam, aku pun mandi di ruang mandi awal dengan air dingin dan mengeringkan rambut dengan hair dryer yang sudah dipersiapkan.

Puas sekali dengan renang kali ini, tubuh rasanya rileks dan rambut rapih karena adanya pengering di toilet. Barang-barangku juga aman karena disediakan loker besar dengan kunci personal.

Rencanaya, aku ingin membeli tiket bulanan supaya bisa lebih sering berenang. Lumayan, olaghraga dan mengapresiasi diri.

Kalau kalian?

Apa berani berenang dan sauna di area serba “terbuka”?

1 thought on “Mandi Sebelum Berenang? Uniknya Denmark

  1. Harus lho mandi telanjang itu. Peraturan. Klo ada petugasnya bisa ditegur. Aku sempet beberapa kali renang di DGI byen, selalu aja ada perempuan non-Danish yang mandi masih pake pakaian renang. Gemes rasanya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *