Salah satu resolusiku di tahun 2020 ini adalah belajar menjadi seorang minimalis.

Tapi seiring berjalannya waktu, sepertinya aku ini nggak terlalu minimalis, tetapi lebih ke fungsional dan frugal, alias irit! 

Makin lama, aku makin menyadari kalau aku ini pemikir banget masalah barang. Saking pemikirnya, aku jadi irit hehe

Misalnya saja, beberapa waktu lalu aku iseng lihat baju di mall terdekat. Di salah satu toko, ada sweater berwarna coklat yang menarik. Ternyata sweater ini berbahan 15% kashmir. Bagus banget! Modelnya juga cantik dan harganya DKK 100 (Sekitar IDR 200rb).

Menurutku, baju berbahan kashmir dengan harga 100 krona itu murah!

Tapi, alih-alih membelinya, aku malah melengos pulang sambil berfikir kapan waktu yang lebih baik untuk membelinya.

Beberapa minggu kemudian, setelah memasukan baju idaman ini ke dalam list budget bulanan, aku kembali ke toko tersebut.

TADAAAA, jelas saja baju tersebut sudah tidak ada. It was a really good deal!

Kadang aku suka iri sama orang yang sangat spontan ketika ingin membeli sesuatu untuk dirinya. Pada akhirnya, kita juga harus punya budget untuk merawat dan mencintai diri bukan?

Di lain waktu lagi-lagi aku main ke Mall. Kali ini, banyak sekali diskon dan bukan hanya di satu toko. Lagi-lagi aku pulang tanpa membeli sehelai baju pun, padahal budget belanja sudah sedikit kusisihkan.

Saat itu aku sebenarnya sedikit terperangah terhadap diri sendiri. I am actually pretty good at controlling myself. Walaupun dalam hati sudah berjanji sih, mau membeli sesuatu untuk ulang tahunku nanti 

Apakah ada dari kalian yang juga hemat?

Atau malah sangat spontan dalam berbelanja?

Abigail Tessa