Hallo! 🙂

Selamat datang buat temen-temen yang baru pertama kali main ke blog saya dan terimakasih buat temen-temen pembaca setia saya di luar sana.

Nggak kerasa, bulan September ini (2022) saya bakalan masuk di tahun ketiga program Ausbildung als Lacklaborantin di Jerman. Saya mulai di bulan Maret 2021 dan Ausbildung saya diperpendek di tahun pertama (Verkürzung) dan rencananya juga bakalan diperpendek di tahun terakhir (wish me luck!).

Kebanyakan teman-teman dari Indonesia memilih Ausbildung di bidang Pflege atau Gastronomi. Nah, makanya saya mau cerita sedikit tentang Ausbildung di bidang yang satu ini.

Apa Itu Lacklaborant?

Pixabay

Lack (Deutsch) dalam bahasa Indonesia adalah cat. Iya betul, bahan pewarna yang digunakan bukan hanya untuk mempercantik suatu objek tetapi juga untuk melindungi dari korosi, bahan kimia tertentu, hingga sebagai pelapis anti air atau bahkan anti sinar UV.

Laborant dalam bahasa Indonesia adalah laboran. Yep, orang yang bekerja di dalam laboratorium.

Jadi Lacklaborant adalah orang yang bekerja di dalam laboratorium perusahaan produksi cat atau bahan pewarna. Unik ya?

Jerman merupakan salah satu negara yang terkenal dengan industri mobil. Merek-merek terkenal seperti Mercedes Benz, Audi, dan BMW adalah contoh-contoh perusahaan yang memproduksi mobil di Jerman. Karena itu nggak sedikit juga perusahaan cat yang memproduksi cat untuk perusahaan tersebut.

Ada juga cat yang diperuntukkan untuk bangunan, mesin, plastik atau polimer, dsb. Pokoknya luas banget aplikasinya.

Kerjaanya Ngapain Aja?

Pixabay
  • Memformulasi dan membuat cat, sesuai dengan kebutuhan kostumer
  • Melakukan kontrol kualitas (Quality Control)
  • Research and Development atau auf Deutsch: Forschung und Entwicklung
  • Memastikan dan mengatur properti dari setiap cat, seperti viskositas atau warna
  • Mengelaborasi/memformulasi warna

Salah satu pekerjaan yang menurut saya paling menarik adalah soal elaborasi warna atau Farbtonausarbeitung. Pekerjaan ini cukup seru karena terkadang mata kita melihat warna berbeda di situasi cahaya yang berbeda. Jadi tantangan tersendiri karena kita harus memformulasi warna sesuai dengan yang diinginkan kostumer.


Kalau kalian ada yang tertarik dengan pekerjaan ini, bisa tulis pertanyaan di kolom komentar dan juga kunjungi website berikut:

https://www.ausbildung.de/berufe/lacklaborant/

https://www.azubiyo.de/berufe/lacklaborant/

Disclaimer: Foto-foto hanyalah ilustrasi

Abigail Tessa